Kode buku tamu anda letakan disini

.

.

Minggu, 02 Desember 2012


H.   Fungsi-Fungsi Statistik dalam Excel dan Contoh Penggunaannya
Function (fungsi) adalah sederetan atau sekumpulan formula yang sudah disediakan oleh Excel untuk melakukan operasi tertentu dengan menggunakan nilai yang disebut argument. Sebagai contoh, fungsi SUM akan menjumlahkan nilai semua cell pada range. Argument (argument) dapat berupa bilangan, teks, nilai logika (TRUE atau FALSE), array, atau alamat cell/range. Jenis argument yang kita berikan harus sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada fungsi yang bersangkutan. Argument dapat berupa nilai konstan, formula, atau fungsi lain.
Berikut merupakan fungsi statistik dalam Excel yang sering digunakan dalam aplikasi pekerjaan.
AVERAGE
Penjelasan: Menghasilkan nilai rata-rata untuk semua nilai yang diberikan.
Syntax: AVERAGE(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:
Jika range A1:A5 diberi nama Nilai dan berisi nilai 10, 7, 9, 27, dan 2, maka:
=AVERAGE(Nilai) menghasilkan 11.

COUNT
Penjelasan: Menghitung jumlah cell atau parameter/argument yang berisi bilangan. Parameter/argument yang berupa bilangan saja yang akan dihitung, selai itu tidak akan dihitung.
Syntax: COUNT(nilai1,nilai2,…).
Contoh:
Jika kita memiliki data
=COUNT(A1:A6) menghasilkan 3.


MAX
Penjelasan: Mencari bilangan terbesar dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax: MAX(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:
Jika range A1:A5 berisi 10, 7, 9, 27, dan 2 maka:
=MAX(A1:A5) menghasilkan 27.
=MAX(A1:A5,30) menghasilkan 30.

FORECAST
Penjelasan: Menghitung atau memperkirakan, nilai yang belum diketahui berdasarkan nilai-nilai yang sudah diketahui.
Syntax: FORECAST(x_dicari,y_diketahui,x_diketahui).
Contoh:
Misal, kita sebagai orang yang bertanggung jawab dalam menyusun jadual produksi suatu perusahaan tempe RASA LANGIT™. Perusahaan tersebut memiliki mesin tempe otomatis SETENGAHMATENG® sebanyak lima buah. Kita kemudian mengumpulkan data jumlah tempe yang dihasilkan per jam (dalam ribuan) untuk jumlah mesin yang berbeda sebagai berikut:





Karena Negara sedang mengadakan TEMPEISASI, maka perusahaan menerima pesanan sebanyak 200 ribu tempe/ hari. Untuk memenuhi pesanan tersebut, perusahaan ini akan menambahkan jumlah mesin yang ada menjadi 10 buah. Tetapi kita tidak yakin apa 10 mesin dapat menghasilkan 200 ribu tempe, karena itu kita dapat mencoba untuk memperkirakannya dengan menggunakan fungsi di dalam Excel sebagia berikut:
=FORECAST(10,B2:B6,A2:A6)
Apakah hasilnya benar???? Berapakah jumlah minimal untuk menghasilkan minimal 200 ribu tempe/ hari?

FREQUENCY
Penjelasan: Menghitung kemunculan data dengan batasan tertentu pada daftar data yang kita berikan dan mengembalikan kumpulan nilai berupa array vertical. Karena fungsi FREQUENCY ini menghasilkan nilai berupa array, maka dalam memasukkan fungsi ini harus menekan Ctrl+Shift+Enter.
Syntax: FREQUENCY(array_sumber_data,array_batasan_data).
Contoh:
Misalnya, kita sebagai dosen mempunyai data nilai mahasiswa yang dimasukkan di range A1:A10 (array_sumber_data) sebagai berikut: 79, 54, 87, 49, 66, 91, 72, 83, 95, dan 65. Kemudian kita ingin mengelompokkan nilai-nilai tersebut berdasarkan batasan 0-65, 66-75, 76-85, dan 86-100, kemudian kita masukkan di range B1:B3 (array_batasan_data) sebagai berikut 65, 75, 85 (yang terakhir tidak perlu dimasukkan). Lalu kita harus membuat array formula di range C1:C4 dan memasukkan formula
=FREQUENCY(A1:A10,B1:B3). Hasilnya kurang lebih seperti berikut ini:





MEDIAN
Penjelasan: Mencari median (bilangan tengah) di dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax: MEDIAN(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:
=MEDIAN(2,4,1,3,5) menghasilkan 3.

MIN
Penjelasan: Mencari bilangan terkecil dalam sekumpulan data yang diberikan.
Syntax: MIN(bilangan1,bilangan2,…).
Contoh:
Jika range A1:A5 berisi 10, 7, 9, 27, dan 2 maka:
=MIN(A1:A5) menghasilkan 2.


                                     







Buat tabel seperti di bawah ini
Di sel E4 lakukan perkalian ketik formula :  =C4*D4 
Kopy formula hingga sel E10

.Di sel E12, hitung total , dengan fungsi sum, ketik formula   =SUM(E4:E10)

Dalam Microsoft Excel terdapat Fungsi yang sering digunakan antara lain :
1)     SUM              : digunakan untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu
2)      AVERAGE    : digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range
3)      MAX             : digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari suatu range
4)      MIN              : digunakan untuk mencari nilai terendah dari suatu range
5)      COUNT        : digunakan untuk mencara banyaknya data dari satu range
6)     perhatikan contoh penggunaan fungsi-fungsi diatas :



  1. Jumlah Nilai pada cell F6 adalah “=Sum(C6:E6)” atau “+C6+D6+E6”
  2. Total Nilai Kelas pada cell C16 adalah “=Sum(C6:C15)”
  3. Rata-rata Nilai Kelas pada cell C17 adalah “=Average(C6:C15)”
  4. Nilai Terendah pada cell C18 adalah “=Min(C6:C15)”
  5. Nilai Terbesar pada cell C19 adalah “=Max(C6:C15)”
  6. Jumlah Data pada cell C20 adalah “=Count(C6:C15)”


G. Pembuatan Lembar Kerja Dengan Excel Yang Baik Dan Benar

. Langkah – langkah menggunakan Microsoft excel Hampir Sama seperti menggunakan Microsoft word 

  1. Pilih start 
  2. ALL Program 
  3. Microsoft office
  4. Microsoft excel
  5. Pada Windows yang muncul letakkan cursor dimana anda akan mulai mengetik.




Ukuran kertas lainnya Dari berbagai macam ukuran kertas tersebut, ada 4 macam ukuran kertas yang paling sering digunakan untuk membuat dokumen yakni ukuran kertas Folio atau 8 1/2 x 13 inci, letter, legal dan A4. Untuk memilih, merubah dan mengatur ukuran kertas yang hendak anda gunakan.

 Untuk membuat dokumen di Microsoft Excel anda dapat menggunakan langkah berikut :
1)    Klik menu ribbon Page Layout
2)    Pada grup page setup, pilih tombol Size.
3)    Pada daftar yang ditampilkan, pilih ukuran kertas yang akan digunakan, misal ukuran Legal.
4)    Dokumen anda kini menggunakan kertas yang telah anda pilih, misalkan berukuran Legal.
Saat membuat dokumen atau laporan resmi, pengaturan margin sangat berarti sebab kita terikat oleh aturan-aturan penulisan dokumen. Oleh karena itu kita pun harus mengatur margin dokumen Microsoft Excel kita agar sesuai dengan aturan yang berlaku, misalnya keharusan untuk membuat ukuran Margin kiri, atas, kanan dan bawah berturut-turut adalah 4, 4, 3, dan 3 centimeter (cm). Untuk membuat dan mengatur ukuran margin di Microsoft Excel adna dapat menggunakan langkah berikut.

Pastikan unit standard yang di pakai di Microsoft Excel anda sudah sesuai, yakni menggunakan satuan metric, baik centimeter ataupun milimeter. Bila belum, anda bisa merubah satuan standard yang dipakai dari menggunakan unit inches menjadi menggunakan unit centimeter. Bila anda tidak melakukannya, maka anda harus mengisi angka untuk margin tersebut dengan nilai hasil konversi margin yang dalam centimeter ke inci.
  1. Klik menu ribbon Page Layout
  2. Kemudian pada grup page setup klik tombol margin
  3. Pada popup menu yang ditampilkan pilih item Custom Margins yang terletak di bagian bawah.
  4. Selanjutnya pada dialog Page Setup yang muncul, Pilih tab Margins
  5. Lalu isikan kotak left dengan nilai margin kiri yakni 4 cm, kotak top dengan nilai margin atas (4 cm), Margin kanan (3 cm) dan margin bawah (3 cm).
  6. Setelah selesai klik tombol OK untuk menyimpan konfigurasi.
  7. Dokumen anda kini telah memiliki margin sesuai dengan yang anda isikan.


Memecah sel menjadi beberapa kolom dan baris
Blok sel yang akan di pecah.
Dari menu table pilih split cells
 Number of columns, untuk menetukan jumlah pemecahan kolom.
§
 Number of rows, untuk menentukan jumlah pemecahan baris.
§
 Ok, untuk mengakhiri.
§

Menggabungkan beberapa sel menjadi Satu
 Blok sel yang akan digabung
§
 Dari menu table, pilih merge cells
§

Menyisipkan baris baru
 Blok sejumah baris yang di perlukan
§
 Dari menu table, pilih insert rows
§

Menghapus baris
 Blok baris yang akan di hapus
§
 Dari menu table, pilih delete rows
§
Baris yang anda blok akan hilang§



·                     Cara Menambahkan Workbook
Cara 1:
Klik Office Button ( ) yang terletak pada pojok kiri atas dokumen.
Pilih New.
Pada kotak dialog yang muncul pilih Blank Workbook.
Klik Create
Cara 2:
Tekan tombol Ctrl bersamaan dengan tombol N (Ctrl+N) pada keyboard.

·                     Cara Menambahkan Worksheet
Cara 1:
Tekan tab Insert Worksheet yang terletak disebelah kanan Sheet3.
Cara 2:
Tekan tombol Shift+F11 pada keyboard.
Cara 3:
Klik kanan pada salah satu tab worksheet
Pilih Insert
Pada kotak dialog yang muncul pilih Worksheet
Klik OK.

·                     Cara Mengganti Nama Worksheet.
Cara 1:
Klik kanan tab worksheet yang akan diganti namanya
Pilih Rename.
Ketikkan nama baru.
Cara 2:
Klik 2 kali tab worksheet yang akan diganti namanya
Ketikkan nama baru

·                     Cara Menghapus Worksheet .
Klik kanan tab worksheet yang akan dihapus
Pilih Delete





·                     Cara Membuka Workbook
Cara 1:
Klik Office Button.
Pilih Open.
Pada kotak dialog yang muncul pilih tempat penyimpanan workbook.
Klik Open
Cara 2:
Tekan tombol Ctrl+O pada keyboard.
Pada kotak dialog yang muncul pilih tempat penyimpanan workbook.
Klik Open

·                     Cara Menyimpan Workbook
Cara 1:
Klik Office Button.
Pilih Save.
Pada kotak dialog yang muncul pilih tempat penyimpanan workbook.
Pada kotak isian file name isikan dengan nama yang diinginkan.
Klik Save
Cara 2:
Tekan tombol Ctrl+S pada keyboard.
Pada kotak dialog yang muncul pilih tempat penyimpanan workbook.
Pada kotak isian file name isikan dengan nama yang diinginkan.
Klik Save

f. penggunaan footnote (catatan kaki) berikut contohnya :

Istilah Catatan Kaki (footnote)
Catatan kaki, atau dikenal dengan istilah footnote adalah keterangan tambahan yang
terletak di bagian bawah halaman dan dipisahkan dari teks karya ilmiah oleh sebuah garis
sepanjang dua puluh ketukan (dua puluh karakter)1.
Kegunaan Catatan Kaki (footnote)
1) Menjelaskan referensi yang dipergunakan bagi pernyataan dalam teks (catatan kaki
sumber atau reference footnote).
2) Menjelaskan komentar penulis terhadap pernyataan dalam teks yang dipandang
penting, tetapi tak dapat dinyatakan bersama teks karena dapat mengganggu alur
tulisan.
3) Menunjukkan sumber lain yang membicarakan hal yang sama (catatan kaki isi atau
content footnote). Jenis catatan kaki ini biasanya menggunakan kata‐kata: Lihat …,
Bandingkan …, dan Uraian lebih lanjut dapat dilihat dalam …, dan sebagainya.
Dianjurkan penggunaannya tidak berlebihan agar tidak menimbulkan kesan pamer.
Penggunaan ungkapan tersebut perlu secara konsisten dan benar.

Unsur yang diperlukan dicantumkan adalah:
1. Nama Pengarang,
2. Judul Buku yang ditulis dengan huruf italic,
3. Jilid,
4. Cetakan,
5. Tempat Penerbit,
6. Nama Penerbit,
7. Tahun diterbitkan, dan
8. Halaman (disingkat h. saja, baik untuk satu halaman maupun beberapa halaman)
dari mana referensi itu berasal
contoh penulisan footnote :








E. MEMBuAT HEADER AND FOOTER PADA  MS.WORD 2003
Ikuti langkah berikut ini :
1. Buka Microsoft Word yang akan anda beri Header dan Footer.
2. Pilih menu View >> Header and Footer. lihat gambar dibawah ini






3. Kemudian ketik Header yang ingin kita muat, lihat contoh dibawah ini :




                                                                      

4. Selanjutnya ketik Footer, perhatikan contoh dibawah ini :







Catatan :
Header berada di atas sedangkan Footer berada di bawah lembar kerja (kertas).


penggunaan numbering serta contohnya


D. penggunaan numbering beserta contohnya :
menu bullets and numbering ada di home masuk category paragraph pilih numbering        samping kanan dari bullets. Namun kita juga bisa memilih menu numbering yang lainya.
1)      rokok djarum super
2)      rokok sampoerna
3)      rokok gudang garam djaja
4)      rokok sampoerna mild